Menyongsong Era Mobil Listrik di Indonesia - Deep Insight News, History, Science and Technology

Breaking

Thursday, 15 August 2019

Menyongsong Era Mobil Listrik di Indonesia

Magzly.com -  Presiden Jokowi telah menandatangani peraturan presiden terkait mobil listrik pada Kamis (8/8/2019). Ini merupakan angin segar bagi perkembangan mobil listrik di Indonesia kedepannya. Perpres ini akan menjadi pintu masuk bagi industri otomotif indonesia untuk menciptakan kendaraaan yang lebih ramah lingkungan, teknologi tinggi, aman digunakan dan murah harganya.
Image Credit : Mike Bird from Pexels
Perpres ini juga disambut sangat baik oleh para kepala daerah, terutama di kota-kota besar yang memiliki populasi mobil konvensional yang banyak dan tingkat kemacetan yang tinggi. Mobil listrik diharapkan bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi masalah pencemaran udara. Seperti contohnya Jakarta, daerah yang merupakan ibu kota negara Indonesia ini sudah cukup lama mulai mempersiapkan infrastruktur untuk mobil listrik. 

Sebenarnya saat ini masyarakat sudah ada yang memakai mobil listrik, tetapi masih belum masif. Harga yang mahal, stasiun pengisian daya mobil listrik yang sangat sedikit, waktu isi daya yang cukup lama, serta kehandalan mobil listrik sendiri, membuat sebagian masyarakat masih ragu untuk membeli mobil listrik.

Dengan di  tandatanganinya perpres mobil listrik oleh Presiden Jokowi diharapkan pengembangan mobil listrik dan infrastrukturnya di Indonesia bisa semakin dipacu. Memberikan insentif dan pengurangan pajak baik untuk konsumen dan produsen mobil listrik sangat diperlukan. Sehingga harga mobil listrik menjadi murah dan terjangkau oleh masyarakat banyak. 

Teknologinya semakin ditingkatkan, sehingga waktu pengisian daya listrik mejadi lebih cepat, mobil aman dikendarai terutama untuk perjalan yang cukup panjang. Modelnya juga dibuat beragam sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Bukan hanya untuk daerah perkotaan saja tetapi juga untuk daerah-daerah diluar kota.

Pembangunan stasiun pengisian daya listrik juga harus dikebut. Apalagi sebelumnya PLN telah mengatakan kesiapannya untuk menjadi salah satu instasi penyedia fasilitas stasiun pengisian listrik umum. Seperti dikutip dari Detik.com untuk Jakarta saja sejak diluncurkan Agustus 2016 sampai saat ini jumlah SPLU (Stasiun Pengisian Listrik Umum) sudah mencapai 1.922 unit. Hanya saja memang belum banyak di dimanfaatkan karena belum masifnya pengguna mobil listrik dijakarta. []

No comments:

Post a Comment