Teknik Port Forwading dengan Mikrotik - Deep Insight News, History, Science and Technology

Breaking

Saturday, 19 September 2015

Teknik Port Forwading dengan Mikrotik

Magzly.com - Teknik Port Forwading termasuk yang sering digunakan dalam dunia pernetworkan. Berdasarkan kata Port Forwading dapat diartikan dengan meneruskan lewat port. Sedangkan berdasarkan konsep, port forwading adalah teknik mengalihkan koneksi dari dari satu jaringan ke jaringan lewat port tertentu.

Banyak sekali penerapan port forwading seperti untuk mengakses komputer yang ada dalam jaringan lokal, akses CCTV dari smartphone, akses program dari server, dan lainnya. Semua dapat dilakukan hanya dengan ip publik saja, mudah kan? Ya iyalah, ini tentu sangat memudahkan. Seperti ketika di rumah dipasang sebuah cctv, kita bisa pantau lewat komputer, laptop, tablet, atau smartphone saja, tidak perlu menunggu harus pulang kerumah dulu, kemudian baru liat rekaman dari pada DVR-nya. Sangat-sangan praktis dan tidak ribet, keadaan rumahpun bias dipantau kapan dan dimanapun.

Saya sedikit akan membbahas tentang Port agar tidak bingung, karena kata port juga digunakan untuk socket swicth, router dan lainnya. Pengertian port adalah media koneksi yang berfungsi untuk mentrasmisikan data. Port dibagi menjadi dua yaitu Port Fisik dan Port Logika.

Port fisik ini lebih disebut socket sebagai tempat jack connection, contohnya port serial, port usb, port paralel dan lainnya. Sedangkan port Logika (non fisik) adalah port yang tidak real, dalam artian tidak kelihatan secara kasat mata. Port ini digunakan aplikasi untuk melakukan komunikasi dengan komputer dan device lainnya yang terkoneksi dengan internet. Contoh port logika yakni port 80 untuk web server, port 21 untuk FTP server, port 23 untuk telnet, port 389 untuk LDAP Server dan lainnya.

Baiklah sekarang kembali ke judul kita akan membahas teknik Port Forwading pada mikrotik. Sebagai contoh kita menggunakan IP publik 210.120.100.90 (hanya contoh) dan port yang mau dituju adalah 80, yaitu port untuk webserver. Kemudian IP tujuannya adalah 192.168.0.7 di jaringan lokal.

Pada teknik ini kita menggunakan rule NAT dengan DSTNAT-nya, DSTNAT lah yang nanti akan merubah arah komunikasi sesuai dengan port yang ditentukan. Berikut langkah-langkahnya menggunakan winbox.

1. Klik IP >Firewall >NAT >Klik + >General - Chain : dstnat - Dst. Address : 210.120.100.90 (IP Publik dari ISP) - Protocol : tcp - Dst. Port : 80 (contoh, port awal) >klik Action - Action : dst-nat - Addresses : 192.168.0.7 (IP adddress tujuan) - to Port : 80 (port tujuan ) >klik ok
Rule yang telah kita dbuat tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut : bahwa ketika ada permintaan datang ke IP 210.120.100.90 dari port 80 maka permintaan tersebut akan diteruskan ke IP 192.168.0.7 lewat port 80 juga. Anda bisa langsung mengetikan IP publik itu pada web browser. Demikianlah pembahasan kali ini semoga bermanfaat, dan jangan pernah malas untukn belajar. Salam super,..

No comments:

Post a Comment